Mengagumi Seseorang Part I

Mengagumi seseorang itu hal yang wajar kan? Manusia memang diciptakan dengan perasaan. Bisa rasa suka, kagum atau rasa lainnya. Dan begitu pun aku, rasanya sudah lama banget untuk memusatkan perhatian pada seseorang, lebih tepatnya sudah lama punya seseorang untuk dikagumi. Selain orangtua tentunya. Sebelumnya kita belum pernah bertemu, bahkan tatap muka saja belum sekalipun. Tapi anehnya kenapa aku begitu merasakan kekaguman pada sosok nya? Mungkin itu yang namanya perasaan manusia, kadang memang sulit ditebak.

Awalnya aku tau dia sekitar 2 tahun lalu (2015), dari teman, itu pun secara tidak disengaja. Terus mencoba melihat salah satu media sosialnya *duh! bukan maksud jadi stalker kok T-T* Pas klik mutual friendsnya, ternyata ada salah 1 temen dia yang juga aku kenal.

Kita sebut dia yang aku kagumi kedepannya adalah si A.

Saat itu aku benar-benar gatau dia siapa, hanya tau namanya saja. Akhirnya aku putuskan mencoba men-add. Dan beberapa jam kemudian, di confirm!! *oke ini gapenting*Dan setelah hari itu, aku coba untuk mengabaikan sosoknya, fokus pada hal hal yang pasti saja. Toh, aku dan dia memang ga saling kenal.

Dan sekarang 2017, sudah dua tahun berlalu. Saat sedang scroll newsfeed tiba-tiba secara gitu aja nama dia muncul, mungkin karena dia melakukan aktivitas like ke suatu postingan, jadi secara tiba-tiba muncul di newsfeed. Lagi... aku klik profilnya dan rasa penasaran muncul lagi. Ngga tau kenapa. Mau chat langsung ke orangnya untuk sekedar chat, ga enak, nanti disangka cewek apaan lagi, ngajak-ngajak chat orang baru yang padahal belum kenal -___-

Karena aku adalah tipe yang bakal terus penasaran kalo rasa penasaran itu ga dicari akarnya, dengan menekan rasa gengsi dan egoisme aku beranian buat ngirim messaga via messanger ke temen tentang si A. Tau ga???? Ini pertama kalinya aku sampe act kayak gini! Gapernah dalam kamusku, kalau aku bakal tanya-tanya seseorang apalagi dia laki-laki sebegitunya.

Inget banget, waktu itu ditengah bergelut dengan pekerjaan shift malam dan aku ngirim message jam 3.30 pagi tanggal 16 Januari 2017. Setelah ngirim message, ada rasa nyesel yang langsung aku rasain. Buat apa tanya masalah kayak gini?? Malu-maluin! Ah! Tapi mau gimana lagi, message sudah terlanjut terkirim, gabisa ditarik lagi. Pasrah aja, apapun balasannya nanti.

Dan tepat jam 6.00 pagi, temen aku balas message! Rasanya campur aduk,bahkan aku sampe gamau buka message dia! Malu juga -_- Duh segini teh cuma baru ngirim message ke temennya, bukan ke orangnya langsung.

Dan ya, dia bilang dia kenal dengan si A yang aku maksud dan ternyata si A sekarang sedang menempuh pendidikan di Mesir. Entah dia udah pulang atau belum, karena di social medianya terakhir dia update sekitar tahun 2014. Setelah tahu itu, rasa penasaran aku sedikit berkurang. Dan mulai untuk tidak mencari-cari info tentang dia lagi, karena toh dia sekarang di Mesir. Aku ga ada apa-apanya jika dibandingkan dengan dia.

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top